SLA & Due Date
Mengatur batas waktu (SLA) dan due date pengerjaan pada User Task
SLA (Service Level Agreement) adalah batas waktu pengerjaan sebuah task. Dengan mengatur SLA, setiap User Task memiliki target penyelesaian yang jelas sehingga tim tahu kapan pekerjaan seharusnya selesai dan atasan dapat memantau task yang terlambat.
SLA diatur langsung pada User Task. Klik User Task di kanvas BPMN Editor, lalu buka panel di sebelah kanan.
Bagian SLA
- Set a time limit for this task — centang untuk mengaktifkan SLA pada task ini. Perhitungan dimulai sejak task muncul (task appears).
- Must be completed within — angka batas waktu penyelesaian (misalnya
1). - Unit — satuan batas waktu, yaitu working hours (jam kerja) atau working days (hari kerja).
- Business calendar — kalender kerja yang dipakai untuk menghitung jam/hari kerja. Default mengikuti kalender Workspace default. Kalender diatur pada Workspace Settings → Business Calendar.
Di bawahnya ditampilkan contoh perhitungan (belum tersimpan) sebagai gambaran, misalnya: task yang muncul Jumat 14 Aug 2026 pukul 15:00 akan jatuh tempo pukul 16:00, dengan catatan satu hari kerja pada kalender tersebut = 9 jam.
Bagian Due Date
Due Date menentukan kapan sebuah task jatuh tempo. Terdapat pilihan Source:
- From SLA — due date dihitung otomatis dari SLA task ini (durasi + business calendar). Due date dihitung ulang setiap kali task muncul.
- Fixed date — tanggal jatuh tempo tetap yang ditentukan manual.
- From field — due date diambil dari nilai sebuah field pada form.
- Expression — due date dihitung dari ekspresi.
Bila Source diisi From SLA, tidak perlu input tambahan — due date mengikuti durasi SLA dan kalender yang dipilih.
Memantau SLA
Setelah SLA diatur dan proses berjalan, hasilnya terlihat di dua tempat: pada daftar task harian dan pada analitik per activity.
Di My Tasks
Pada My Tasks, setiap task menampilkan tanggal jatuh temponya. Task yang masih berada di dalam SLA menampilkan due date tanpa penanda apa pun, sedangkan task dari User Task yang tidak mengaktifkan SLA hanya menampilkan tanda hubung.
Membuka task memperlihatkan due date hasil perhitungan SLA pada baris ringkasan, berdampingan dengan Created Date dan Task Age. Pada contoh berikut task muncul 20 Aug 08:29 dengan SLA 1 working hour, sehingga due date-nya jatuh pada 20 Aug 09:30 mengikuti business calendar yang dipakai.
Task yang melewati batas SLA ditandai indikator merah beserta lama keterlambatannya (misalnya 2h 12m late), sehingga task terlambat langsung terlihat tanpa perlu membuka detailnya. Filter Due Date — All, Overdue, Today, Upcoming — dipakai untuk menyaring task berdasarkan status jatuh temponya.
Di Process Discovery
Process Discovery menyediakan heatmap untuk menganalisis pemenuhan SLA per activity.
Mode By SLA Status mewarnai activity berdasarkan pencapaian target: hijau untuk Met dan merah untuk Breached, dilengkapi kartu ringkasan Within SLA, SLA Breaches, dan Worst Breach.
Mode By SLA Compliance (%) menampilkan persentase task yang selesai tepat waktu per activity, berguna untuk melihat konsistensi kepatuhan SLA dari waktu ke waktu.

