Dashboard Finansial
Membaca ARR, pendapatan diakui, nilai kontrak baru, kas masuk, tingkat perpanjangan, dan kontrak yang akan jatuh tempo — beserta cara menelusuri asal tiap angkanya.
Tab Finansial pada Dashboard License Admin menjawab satu pertanyaan: bagaimana kondisi komersial seluruh pelanggan hari ini. Ia memisahkan tiga hal yang sering tercampur — nilai kontrak yang sedang berjalan, pendapatan yang diakui bulan ini, dan uang yang benar-benar diterima.
Buka Dashboard, lalu pilih tab Finansial.
Rentang periode
Di kanan atas ada pemilih Periode dengan dua pilihan: Bulan ini dan Kuartal ini.
Rentang tidak berlaku untuk semua kartu
Rentang hanya mempengaruhi Nilai Kontrak Baru dan Kas Masuk Periode Ini. ARR, Pendapatan Diakui Bulan Ini, Invoice Tanpa Periode, dan Tingkat Perpanjangan tidak ikut berubah saat Anda menggantinya — masing-masing punya jendela waktunya sendiri, dan itu ditulis di bawah judul kartunya.
Sumber data
Baris di kiri atas, di sebelah pemilih periode, menyebut dari mana angka-angka di tab ini berasal: berapa invoice lunas yang dari Odoo, berapa yang invoice lama (dibuat di License Admin atau lewat Xendit sebelum integrasi Odoo), berikut nilainya dan kapan Odoo terakhir disinkron.
Tab ini menjumlahkan keduanya tanpa membedakan, jadi baris inilah yang memberi tahu campurannya. Begitu tidak ada lagi invoice lama, bunyinya menjadi "Semua dari Odoo". Kalau datanya gagal dimuat, baris ini mengatakannya — bukan diam. Lihat Invoice dari Odoo untuk cara invoice Odoo masuk ke sini.
Enam kartu
ARR
Nilai kontrak aktif yang disetahunkan. Untuk tiap kontrak yang berlaku hari ini: nilai kontrak dibagi jumlah bulan masa kontraknya, dikali dua belas, lalu seluruhnya dijumlahkan.
Kontrak Rp 120 juta untuk dua belas bulan menyumbang Rp 120 juta. Kontrak Rp 60 juta untuk enam bulan juga menyumbang Rp 120 juta — karena disetahunkan, keduanya bernilai sama per tahun.
Pendapatan Diakui Bulan Ini
Porsi kontrak yang jatuh pada bulan berjalan. Untuk tiap kontrak yang bertumpang tindih dengan bulan ini — termasuk kontrak yang berakhir di tengah bulan ini — nilai kontrak dibagi jumlah bulannya, lalu dijumlahkan.
Kontrak Rp 120 juta untuk dua belas bulan menyumbang Rp 10 juta ke kartu ini.
Nilai Kontrak Baru
Nilai kontrak yang diteken pada rentang terpilih, dijumlahkan menurut nilai invoicenya. Di banyak perusahaan angka ini disebut bookings.
Tanggal yang dipakai adalah tanggal invoice — untuk invoice dari Odoo, tanggal invoice di Odoo, bukan kapan invoice itu tersinkron. Hanya invoice yang sudah lunas yang dihitung.
Kas Masuk Periode Ini
Uang yang benar-benar diterima pada rentang terpilih — invoice yang dibayar dalam rentang itu, bukan yang dibuat. Untuk invoice dari Odoo, tanggal bayarnya adalah tanggal pembayaran di Odoo.
Invoice Tanpa Periode
Jumlah invoice yang periode kontraknya kosong, dihitung untuk seluruh waktu.
Kartu ini adalah alat ukur kepercayaan terhadap kelima kartu lainnya. Invoice tanpa periode tidak bisa dihitung ke ARR maupun Pendapatan Diakui, karena tidak ada cara membagi nilainya ke bulan-bulan tertentu. Selama angkanya nol, kartunya berbunyi "Semua kontrak terhitung". Begitu ada isinya, ARR dan Pendapatan Diakui sedang melewatkan sejumlah kontrak — dan kartu ini yang memberi tahu berapa banyak.
Tingkat Perpanjangan
Persentase kontrak yang diperpanjang saat jatuh tempo, dihitung atas seluruh riwayat dan tidak terpengaruh rentang.
Penyebutnya kontrak yang sudah benar-benar jatuh tempo. Kontrak yang masih dalam masa tenggang, dan kontrak yang awal masa kontraknya tidak tercatat, tidak masuk penyebut — lihat Lima status perpanjangan.
Melihat asal tiap angka
Keenam kartu itu bisa diklik. Sebuah panel terbuka di sisi kanan berisi tiga hal: angka kartunya, satu kalimat yang menjelaskan bagaimana angka itu didapat, dan daftar baris yang menyusunnya.
Kolom terakhir pada panel kontrak menyebutkan metriknya:
| Panel | Kolom terakhir | Artinya |
|---|---|---|
| ARR | Nilai Setahun | Sumbangan kontrak itu ke ARR, sudah disetahunkan |
| Pendapatan Diakui Bulan Ini | Diakui Bulan Ini | Jatah satu bulan dari kontrak itu |
Angka di kolom itu berbeda arti di dua panel, dan itulah sebabnya judulnya berbeda.
Kolom Durasi (Bulan) dibulatkan. Masa kontrak dihitung sebagai bulan kalender penuh ditambah sisa harinya, sehingga kontrak setahun yang jam mulainya berbeda beberapa jam dari jam berakhirnya bernilai 11,99 dan ditampilkan sebagai 12. Selisih kecil itulah yang membuat dua baris yang sama-sama terbaca "12" bisa punya Nilai Setahun yang berbeda. Arahkan tetikus ke angkanya untuk melihat nilai penuhnya.
Kaki panel menampilkan angka kartu, bukan jumlah baris yang tampil
Daftarnya dipaginasi dua puluh baris per halaman. Menjumlahkan kolom terakhir dari baris yang sedang tampil akan meleset begitu ada halaman kedua, jadi kaki panel menampilkan angka kartunya apa adanya, berdampingan dengan jumlah baris.
Menelusuri satu baris
Tiap baris di panel bisa diklik dan membuka halaman detailnya:
- Baris pada panel ARR, Pendapatan Diakui, Nilai Kontrak Baru, Kas Masuk, dan Invoice Tanpa Periode membuka halaman Invoice baris itu.
- Baris pada panel Tingkat Perpanjangan membuka halaman Subscription baris itu.
Satu kolom di tiap panel juga merupakan tautan biasa — Nomor Invoice pada panel invoice dan kontrak, Pelanggan pada panel perpanjangan. Kolom itu bisa dicapai dengan tombol Tab dan bisa dibuka di tab baru lewat klik tengah.
Grafik dua belas bulan
Di bawah kartu ada grafik tiga garis untuk dua belas bulan terakhir: Nilai Kontrak Baru, Pendapatan Diakui, dan Kas Masuk. Arahkan tetikus ke sebuah bulan untuk melihat ketiga angkanya sekaligus.
Grafik ini ada justru untuk memperlihatkan bahwa ketiganya berbeda. Bulan tanpa satu pun pelunasan tetap menunjukkan pendapatan diakui yang berjalan — kontraknya sudah dibayar di muka, dan nilainya dicicil pengakuannya setiap bulan.
Kontrak Jatuh Tempo 90 Hari
Tabel di bagian bawah mendaftar kontrak yang akan berakhir dalam sembilan puluh hari, diurutkan dari yang paling dekat. Kolomnya: Pelanggan, Nilai Kontrak, Berakhir, dan Sisa Hari.
Nilai kontrak yang belum bisa ditentukan ditulis "Belum diketahui", bukan Rp 0 — keduanya berbeda arti, dan menuliskannya nol akan membuat kontrak yang belum ditagih terlihat seperti kontrak tanpa nilai.
Lima status perpanjangan
Panel Tingkat Perpanjangan menandai tiap kontrak jatuh tempo dengan satu dari lima status:
| Status | Artinya |
|---|---|
| Diperpanjang Tepat Waktu | Perpanjangannya terjadi sebelum tanggal jatuh tempo |
| Diperpanjang Terlambat | Perpanjangannya terjadi setelah jatuh tempo, tapi masih dalam sembilan puluh hari sesudahnya. Tetap dihitung sebagai perpanjangan |
| Tidak Diperpanjang | Masa tenggang sembilan puluh hari berakhir tanpa perpanjangan |
| Dalam Masa Tenggang | Sudah jatuh tempo, tenggangnya masih terbuka, nasibnya belum bisa diputuskan |
| Periode Tidak Tercatat | Awal masa kontraknya tidak ada di data, sehingga tidak bisa dinilai |
Dua status terakhir tidak masuk penyebut persentase. Menghitung kontrak yang baru jatuh tempo kemarin sebagai hilang akan menekan tingkat perpanjangan selama sembilan puluh hari penuh setiap kali sebuah kontrak jatuh tempo — dan tidak ada yang akan mengira itu kesalahan hitung; mereka akan mengira bisnisnya sedang kehilangan pelanggan.
Kaki panel menghitung populasi yang lebih luas
Kaki panel perpanjangan berbunyi "N kontrak terdaftar, termasuk yang masih dalam masa tenggang dan yang periode kontraknya tidak tercatat". Angka N itu memang lebih besar daripada penyebut persentase di kartunya, karena ia mencakup dua status yang dikecualikan.
Yang mudah disalahpahami
Kas masuk Rp 0 sebulan penuh bukan berarti tidak ada pendapatan. Kontrak tahunan dibayar sekali di muka; sebelas bulan berikutnya tidak ada uang masuk sama sekali, sementara pendapatan diakui tetap berjalan setiap bulan. Grafik dua belas bulan memperlihatkan pola ini dengan jelas.
Nilai kontrak adalah semua invoice lunas satu masa kontrak, dijumlahkan. Termin sebuah sales order dan sales order upgrade untuk masa yang sama ikut terjumlah — sales order Rp 36 juta yang dibayar dua termin bernilai Rp 36 juta setelah kedua terminnya lunas, bukan Rp 18 juta. Termin yang belum lunas belum ikut. Nilai ini yang dipakai kontrak jatuh tempo dan kontrak yang tidak diperpanjang, dan ia berasal dari yang benar-benar ditagihkan, bukan dari harga daftar paketnya.
Langganan yang dihapus tidak dihitung di mana pun. Invoice lamanya tetap terlihat di daftar invoice dengan label "Langganan dihapus", tetapi tidak lagi masuk ke kartu, grafik, maupun tabel di tab ini.
ARR dan Pendapatan Diakui tidak ikut berubah saat rentang diganti. Keduanya punya jendela waktunya sendiri — ARR membaca kontrak yang berlaku hari ini, Pendapatan Diakui membaca bulan berjalan. Kalau Anda mengganti rentang ke "Kuartal ini" dan kedua angka itu diam, itu perilaku yang benar.
Angka di panel selalu sama dengan angka di kartunya. Keduanya dihitung dari fungsi yang sama di server, jadi panel tidak bisa membantah kartunya. Kalau keduanya terlihat berbeda, yang berbeda biasanya populasinya — periksa apakah panel itu mencakup status yang dikecualikan kartunya.
Kalau datanya gagal dimuat
Tiap bagian melaporkan kegagalannya sendiri dengan pesan dan tombol coba lagi, terpisah dari keadaan "belum ada data". Kartu Invoice Tanpa Periode dan kartu Tingkat Perpanjangan bahkan menyatakannya secara khusus — "tidak bisa dihitung" dan "tidak bisa dinilai" — supaya kegagalan pengambilan data tidak terbaca sebagai angka nol yang menenangkan.
